Liputan Jawa Tengah.Com - PURWOREJO -- swara kenanga UMP -- Sejumlah masyarakat pecinta komunikasi radio tampak serius mengikuti ujian negara amatir radio (UNAR).
Bertempat di Sanggar Bakti Pramuka Kwarcab Purworejo (Senin 18/9/23) pengurus ORARI Lokal Purworejo menggelar UNAR yang diikuti sebanyak 29 orang calon amatir radio. Dari 29 orang ini, 28 orang mengikuti ujian tingkat siaga dan 1 orang mengikuti ujian tingkat penggalang. UNAR terlaksana berkat kerjasama antara ORARi Lokal Purworejo selaku panitia penyelenggara dan Balai Monitoring SFR kelas 1 Yogyakarya sebagai pihak penguji.
Ketua Orlok Purworejo drg. Ernawan, mengatakan ujian non regular ini merupakan yang kelima dilaksanakan di lokal Orari. Untuk Purworejo baru kali inilah dapat menyelenggarakan UNAR.
Ernawan menambahkan, UNAR merupakan tahap pertama untuk menjadi anggota orari, setelah ini bagi yang lulus akan mendapatkan calsign dari Kementrian Informasi dan Komunikasi kemudian baru mendaftarkan diri menjadi anggota orari.
Di sisi lain Nurul Muttaqin Balmon SFR kelas 1 Yogyakarta menjelaskan, kegiatan ini adalah tahapan awal bagi calon amatir radio untuk mendapatkan callsign. Unar ada dua macam yaitu reguler dan non reguler. Unar Reguler dilaksanakan di kantor balmon sedang Unar non reguler dilaksanakan di lokal ORARI kabupaten/kota. Unar non reguler tahun ini sudah yang kelima kalinya.
Yang ujian ada saat ini 29 orang, siaga 28 dan penggalang 1. Syarat Kelulusan tingkat siaga 50% dan penggalang 55% dari 65 soal yang diujikan.
Tujuan diadakannyan UNAR selain sebagaj syarat mendapatkan calsign amatir juga untuk Mencegah dan meminalisir penggunaan frekuensi yang kurang teratur. (Red )